+
Neo a.k.a RIOTER

.:Friday, June 24, 2005:.

+TaragaK+

Beberapa waktu yang lagu gw kaget...waktu itu malem2. tiba2 reminder hp gw bunyi, gw pikir tadinya ada temen gw yang ulang tahun, ternyata gw salah...setelah gw baca, ternyata gw belom ngehapus reminder yang satu ini.
satu tahun yang lalu gw deket banget ama seseorang yang sampe sekarang gw belom tau pasti banget...apa gw dah bisa ngelupain dia apa belom...yang jelas walaupun waktu yang singkat gw deket ama seseorang ini, tapi cukup bener2 buat gw jadi berpikir lagi untuk mengambil keputusan, apa gw bener ngerti apa yang diinginin seseorang dari gw? apa selama hanya kemauan gw doank yang dipenuhin.
gw ga tau, dan gw juga ga bisa ngomongin siapa yang salah...yang jelas gw seneng...pada saat2 ketegasan itu...semua bikin gw jelas dan sadar siapa gw sebenernya, dan siapa orang diseberang gw. untuk ke 3 kalinya gw ngalamin hal seperti ini. didepan mata gw semuanya jadi baik2 aja...karna gw tau, waktu dan gw lah bikin itu terjadi. *isi post yang sok bermakna eui...fuck laH!!!


Posted by edo "RIOTER" |




.:Wednesday, June 15, 2005:.

+Blogger yang aneh...+

Blogger gw ini sebenernya apaan sih? kok malah ada post2 humor2 garink gini seH...ah sudahlah...males niY*


Posted by edo "RIOTER" |




+Sikad gigi+

BERGEGAS seorang ibu pergi ke kamar mandi karena mendengar
balitanyamenangis. Ternyata si anak menangis karena sikat giginya
kecebur ke
lubangWC. Cepat-cepat si ibu mengambilnya, lantas membuangnya ke tempat
sampah didapur disaksikan balita yang mengikutinya.Setelah sikat gigi
dibuang, si anak berlari lagi ke kamar mandi, Tak lamakemudian ia
muncul
lagi sambil membawa sikat gigi ibunya, "Mama. Kala begitu, sikat gigi
Mama
pun harus dibuang. Tiga hari lalu sikat ini jatuh kelubang WC," kata si
anak.


Posted by edo "RIOTER" |




+Rabun+

KARYO yang sudah agak rabun penglihatannya jalan-jalan ke kebun
binatang.

Sampailah ia di depan kandang beo. Berhubung belum pernah melihat beo,
dia

pun mendekatkan kepalanya ke kandang.

"Ngapain kamu dekat-dekat?" kata si beo yang rupanya sudah mahir
berbicara.

"Oh maaf, saya kira bapak ini seekor burung!" jawab Karyo sambil
buru-buru

meninggalkan kandang burung


Posted by edo "RIOTER" |




+Ning nong+

SARMIN baru sekali ini ke Jakarta. Maklum dia baru saja menjual hasil

panennya, jadi sekali-sekali ingin menikmati pelesiran di ibu kota.
Untuk

oleh-oleh para sanak saudara di kampung dia berniat membeli beberapa

barang.

Suatu hari dia pergi ke Mangga Dua, karena katanya apa-apa murah
disana.

Setelah berkeliling, mampirlah dia ke sebuah kios pakaian. Pemilik kios
itu

adalah seorang Cina totok. "Berapa baju yang ini?"

"Ha-yya, GO CENG saja lah!"

Berkerut jidat Sarmin, karena tak tahu berapa GO CENG itu. Si empunya
kios

karena melihat Sarmin terdiam lantas berkata: "Boleh tawal lah dikit."

Karena sudah terlanjur bertanya, untuk menjaga gengsi, dengan mantapnya

Sarmin menawar: "NING NONG boleh nggak?"

"Haa?" terbelalak si engko. "Belapa itu Ning nong?"

"Lha GO CENG itu berapa hayo?" Sarmin balik bertanya.

"Go ceng itu lima libu woo!" jawab si engko.

Setelah berpikir sebentar Sarmin pun bilang: "Ooo, kalau begitu, Ning
Nong

itu yaa..... kira-kira tiga ribu lima ratus lah!"


Posted by edo "RIOTER" |




+Awas Tembok!+

KEBAKTIAN dukacita untuk mengenang seorang istri yang baru saja
meninggal

baru saja selesai. Lalu beberapa orang diminta menggotong peti jenazah
itu

menuju ke pekuburan.

Tetapi, saat hendak keluar dari gereja, tanpa disengaja, peti itu

menyenggol

tembok dan jatuh terbanting dengan keras. Para tamu terkejut semuanya,

karena mereka mendengar erangan dari dalam peti jenazah itu.

Ternyata sang wanita masih hidup dan bertahan hingga sepuluh tahun

kemudian.

Nah, sepuluh tahun kemudian sang istri meninggal lagi. Kebaktian
dukacita

berlangsung di tempat yang sama. Saat selesai kebaktian, ketika peti
itu

hendak digotong ke luar gereja dan menuju pemakaman, si suami

berteriak-teriak, "AWAS TEMBOK! AWAS TEMBOK!"


Posted by edo "RIOTER" |




^



 © Neo a.k.a RIOTER 2005 - Powered by RIOTER for eDo